Rabu, 22 Juni 2011

Fakta Fakta Perseteruan REAL MADRID vs barcelona

1. Lebih dari sekedar batas geografi"

Liverpool vs Everton, Arsenal vs Spurs, dan AC Milan vs Intermilan adalah pertandingan-pertandingan derby panas dan sarat emosi. Fakta ini tidak bisa dipungkiri. Walaupun tradisi dan emosi dari rivalitas mereka begitu luar biasa, namun secara fundamental, persaingan tersebut hanyalah sebatas daerah geografis. Persaingan kedua tim hanyalah karena mereka mempunyai markas yang berdekatan satu sama lain. Jadi demi menjaga gengsi dan mengukuhkan siapa yang paling hebat dalam wilayah yang sama, timbullah rivalitas. Namun, persaingan antara Barcelona dan Real Madrid melebihi batas-batas wilayah. Rivalitas mereka abadi, karena yang ikut bersitegang adalah ibu kota dengan
daerah yang hendak merdeka.

*

2. CASTILLE vs catalunya"

REAL MADRID dan Barcelona merupakan dua kota terbesar di Spanyol. Hal itu saja sebenarnya sudah cukup untuk membentuk suatu rivalitas. Namun, mereka juga adalah tuan rumah dari dua daerah yang sangat berbeda baik secara kultur dan emosi. Dua kota tersebut juga menghasilkan dua ‘mahzab’ intelektual yang berbeda, dan tentu saja, berseberangan satu sama lain. Barcelona adalah Catalan, Madrid adalah Castillian. Orang-orang Catalan adalah masyarakat yang bebas, sedangkan Castille lebih seperti Keraton-nya Spanyol dan pusat pemerintahan. Perseteruan memuncak ketika Jenderal Franco, orang Madrid, yang beraliran fasisme, ingin ‘membasmi’ daerah Catalan. Jadi, ketika El Clásico digelar dan dimenangi Barcelona, ini merupakan kemenangan seluruh rakyat Catalunya dalam membebaskan diri dari tirani pusat. Jika yang menang adalah Real Madrid, berarti ini adalah kemenangan pemerintah dalam upaya menegaskan kekuasaannya.

*

3. “Everyone picks a side”*

Pernyataan di atas adalah perseteruan ideologi, sosial, dan politik antara kebudayaan daerah yang ingin merdeka dengan pemerintah pusat yang kuat, dan tidak hanya melibatkan Real Madrid dan barcelona, atau Castille dan catalunya, tetapi juga seluruh masyarakat Spanyol. Ketika duel El Clásico berlangsung, dapat dipastikan, seluruh orang di Spanyol akan terbagi dua. El Clásico mempunyai fungsi yang ‘unik’ yaitu sebagai ‘pembatas transparan’ antara dua daerah dalam satu negara. Suporter dari klub lain, siapa pun mereka, akan memilih salah satu di antara Real Madrid dan barcelona, berdasarkan kepentingan dan ideologi masing-masing, everyone (should) picks a side.

*

4. Merupakan anggota dari Liga Terbaik di dunia"

Apapun konteks-konteks budaya yang terdapat pada duel El Clásico, tidak akan ada orang luar yang peduli pada pertandingan tersebut ia jika terdapat pada, misalnya, Liga Domestik Siprus. Tapi ini tidak. Duel tersebut berasal dari La Liga Primera, yang merupakan liga terbaik di dunia berdasarkan penilaian FIFA (dalam diskusi debate panjang lainnya, liga-liga lain mungkin saja muncul sebagai liga yang lebih baik, namun setidaknya La Liga adalah salah satu liga sepakbola terbaik di dunia), jadi seluruh perhatian insan sepakbola pasti tertuju ke sana

*

5. Menampilkan dua klub terbaik dari La Liga"

Tidak hanya gengsi, namun dominasi kedua tim di La Liga merupakan jaminan panasnya pertandingan ini. Karena kedua tim biasanya berada di pucuk klasemen, maka hasil dari El Clásico menjadi sangat menentukan siapa yang akan merajai liga pada akhir musim. AC Milan vs Intermilan mengkin adalah derby perseteruan dua klub papan atas Serie A, tetapi di sana juga terdapat Juventus dan AS Roma untuk disaingi. Sehingga, kadang-kadang, tifosi merasa pertandingan AC Milan vs Juventus atau Intermilan vs AS Roma menjadi sama krusialnya. Dan hal ini menjadikan signifikasi partai derby kota Milan agak berkurang. Lain halnya dengan Barcelona vs Real Madrid yang begitu menentukan. La Liga memang bukanlah pacuan dua ‘kuda’ saja, tetapi selalu ada dua kuda berwarna ‘merah biru’ dan ‘putih-putih’ yang ikut serta. Dua kuda ini juga belum pernah terdegradasi ke divisi bawah (dan sepertinya tidak akan pernah, baik itu karena kualitas maupun lobi politik mereka yang kuat di Spanyol).

*

6. Dan pemain-pemain terbaik di dunia"

Karena Barcelona dan Real Madrid merupakan dua di antara klub-klub terkaya di dunia, mereka selalu dihuni oleh pemain-pemain terbaik pula. Misalnya, ketika Lionel Messi cedera, di bangku cadangan sudah ada Henry, Deco, atau Ronaldinho,david villa,eto'o,ibra. Kita juga masih ingat Madrid pernah dihuni pemain sekelas Zidane, Ronaldo, Raúl, Figo, Beckham, dan Roberto Carlos,mezut ozil,di maria,kaka,higuain yang bermain bersamaan. Ketika El Clásico berlangsung, kita seperti melihat uang ratusan jutaan dollar sedang ‘berlari-lari’ di atas lapangan.Musim 2010/2011 lebih panas lagi karena el clasico terjadi 5x,dengan duel dua pelatih terbaik dunia jose mourinho vs pep guardiola dan duel dua pemain terbaik dunia saat ini Cristiano Ronaldo vs Lionel Messi,wajar kl tensi panas dan keras sllu jd tontonan.so musim depan pasti akan lebih seru lagi gan..........

*

7. Juga beberapa talenta lokal"

Di samping belanja pemain-pemain kelas dunia tersebut, kedua tim juga dipenuhi oleh talenta-talenta lokal binaan kubu masing-masing. El Barça punya Valdés, Puyol, Xavi, Iniesta, dan Bojan yang merupakan produk-produk dari akademi sepakbolanya, sedangkan Messi dan Giovanni adalah anak-anak muda yang bersekolah di Barcelona sejak kecil. Sedangkan Los Blancos punya Casillas, maskot tim Raúl, dan Guti,Canales,Sergio Ramos,Fernando Alonso yang merupakan didikan akademi Madrid. Dan hebatnya, pemain-pemain ini adalah anggota timnas Spanyol. ‘Rasa’ lokal ini menjamin bahwa tak seorang pun di lapangan yang akan melupakan aspek-aspek budaya yang melatarbelakangi El Clásico. Arsenal mungkin diisi pemain-pemain muda bertalenta, namun nyaris tidak ada pemain asli Inggris di sana. Manchester United sekarang hanya tinggal menyisakan pemain tua seperti Giggs dan Scholes sebagai binaan asli mereka. Itulah bedanya dengan El Clásico.

*

8. Sejarah transfer yang ‘kontroversial’ antara kedua tim.*

Sebagai dua klub terkuat dan terkaya di Spanyol, tak dapat dihindari, Real Madrid dan barcelona akan berebut mendapatkan tanda tangan pemain top. Salah satu dari kasus tersebut adalah ketika kedua klub berniat mengontrak pemain River Plate, Alfredo Di Stefano pada tahun 1953. Transfer tersebut sangat kontroversial dan merupakan salah satu pemicu ‘kerasnya’ El Clásico. Sebuah kontrak janggal dilakukan ketika Di Stefano menandatangani proposal kedua klub sekaligus. Ia akan bermain dua musim untuk Real Madrid (yang menghubungi lebih awal) dan dua musim untuk Barcelona.


Tren ini pun terus berlanjut; kedua tim terus bersitegang untuk mendapatkan pemain-pemain top (seperti yang mereka lakukan pada David Beckham tahun 2003). Namun tidak ada yang lebih ‘menyakitkan’ selain ketika salah satu pemain dari tim ini hengkang ke tim lainnya, seperti yang terjadi pada Luis Enrique, yang pindah dari Madrid ke Barcelona, atau kasus Luis Figo pada tahun 2000, yang hijrah dari Azulgrana ke Los Merengues dan memecahkan rekor transfer (sebelum Zidane) sebesar 65 juta Euro. Dan ketika kembali ke stadion mantan klubnya, cemoohan, teriakan, bahkan lemparan kepala babi harus mereka terima. Semuanya karena atmosfir ‘neraka’ El Clásico.

*

9. Ukuran stadion"

Nama besar kedua klub ternyata juga didukung oleh besarnya stadion yang mereka miliki. Baik Camp Nou maupun Santiago Bernabéu merupakan stadion elit dan raksasa sehingga menjanjikan atmosfer yang luar biasa. Camp Nou bahkan merupakan stadion berkapasitas terbesar di Eropa, yaitu sanggup menampung 98.772 kursi. Sebelum direnovasi, stadion ini malah pernah terisi 200 ribu penonton dalam salah satu El Clásico. Sedangkan Santiago Bernabéu mampu menampung 80.400 Madridistas dan dinobatkan sebagai salah satu stadion berfasilitas terbaik di dunia.



10. Menghasilkan tontonan sepakbola yang berkualitas"

Jika yang terjadi di lapangan adalah sebuah tontonan yang mengecewakan, semua poin di atas tidak ada artinya. Dan tanah Spanyol akan menjadi tempat yang menyedihkan jika semua orang menunggu-nunggu partai yang diadakan sekali dua tahun ini, hanya untuk menyaksikan pertandingan yang menyisakan buruk dan membosankan. Tapi tidak. Pertandingan El Clásico, secara tradisi, selalu mempertontonkan sepakbola berkualitas, menyerang, atraktif, penuh skill, dan aroma ‘membunuh’ yang dahsyat. Skor-skor menakjubkan, seperti 3-3, musim lalu di Camp Nou adalah contoh betapa alotnya pertandingan ini.

*

|==> Fakta - Fakta Lain el clasico <== |


1. El Clasico di Spanyol untuk pertama kalinya dilangsungkan pada 17 Februari 1902.



2. El Clasico antara Real Madrid dan Barcelona tidak hanya terjadi di lapangan, tapi juga dalam bursa transfer. Kasus yang paling terkenal adalah perebutan Alfredo Di Stefano di tahun 50-an. Kedua tim sama-sama mengklaim telah mendaftarkan pemain legendaris Argentina itu sebagai pemain dan membayar transfer ke River Plate. FIFA akhirnya mengintervensi dan meminta kedua tim saling berbagi jatah musim untuk Di Stefano. Namun Barcelona memilih mundur dan Real Madrid membayar kompensasi kepada rival utamanya itu.



3. Real Madrid dan Barcelona juga saling bersaing dalam hal jumlah suporter. Hasil riset terakhir Mei 2007, 32.8 persen fans sepakbola di Spanyol lebih berpihak pada Real Madrid, sementara 25.7 persen berkubu Barcelona.



4. Di kompetisi domestik La Liga Spanyol, El Clasico dinihari nanti di Santiago Bernabeu menjadi edisi ke-163



5. Raul Gonzalez menjadi pemain yang paling sering mencetak gol di El Clasico. Total, dia sudah melesakkan 11 gol.



6. Total ada 24 pemain yang saling bertukar klub dalam satu sesi transfer, baik itu dari Barcelona ke Real Madrid, atau Real Madrid ke Barcelona. Proses transfer yang paling menyita perhatian adalah Luis Enrique (Madrid ke Barca di tahu 1996) dan Luis Figo (Barca ke Madrid di tahun 2000)
Bicara rekor pertemuan antara Barca dan Real Madrid tentu punya catatan yang panjang. Meski demikian, secara total Madrid masih lebih unggul dari Barcelona. Dalam 162 laga di la liga yang telah dijalani kedua tim, Madrid berhasil menang 68 kali. Sementara El Barca hanya mengoleksi 63 kemenangan, sedangkan 31 laga sisanya berakhir dengan hasil imbang.

Tapi, banyak faktor yang membuat pertandingan ini selalu berjalan sengit, panas bahkan keras. Real Madrid dan Barcelona bisa dikatakan sebagai dua tim terbesar di Spanyol. Keduanya silih berganti menguasai La Liga, kendati sempat ada gebrakan dari tim seperti Valencia, Villarreal, Sevilla , Atletico Madrid atau Deportivo La Coruna. Nama Barca dan Madrid terlanjur dicap sebagai raksasa Spanyol.

Persaingan dua kota ini sudah terjadi sejak akhir 1800. Perbedaan budaya dan politik membuat hubungan kedua kota Katalunya dan Madrid ini meruncing. Akibatnya, sepakbola juga mendapat imbas dari persaingan ini.

Dari awal bergulirnya kompetisi Spanyol, rivalitas Madrid dan Barcelona terbentuk dengan sendirinya. Kedua tim sama-sama mewakilkan Castile dan Catalonia, dua wilayah yang memang memiliki unsur kuat dalam sepakbola.

Kadar rivalitas ini semakin melebar ke semua skala kultur, sosiologi, dan politik yang memaksa kedua kubu selalu bertolak belakang. Madrid adalah pusat pemerintahan Spanyol dan rumah keluarga kerajaan. Seisi kota masuk ke dalam pemikiran sentralisme.

Sebaliknya, ide-ide yang terbentuk di era modern, merebak di region Katalunya, terutama Barcelona. Budaya fashion baru, bentuk pakaian, rumah mode, filosofi, dan seni masuk lewat Barcelona.

Di sepakbola, Madrid dan Barca terlibat perebutan Alfredo Di Stefano, bintang Argentina yang pindah warga negara Spanyol. Madrid sukses mendapatkan Di Stefano, sekaligus sukses menyabet sederet gelar, pada tahun 50-an.

Nama-nama bintang seperti Bernd Schuster, Michael Laudrup, Luis Figo, Luis Enrique hingga Ronaldo, semuanya pernah merasakan tinggal di dua klub tersebut. Mereka merasakan kerasnya bermain di El Clasico. Figo pernah dilempar kepala babi dalam sebuah pertandingan, oleh pendukung Barcelona yang marah dengan keputusan Figo menyebrang ke Madrid dari Barcelona.

Latar belakang panjang inilah yang menyebabkan laga El Clasico selalu panas, sengit dan keras.
El Clasico telah memasuki edisi yang ke-162 di Primera Liga Spanyol. Barcelona dan Real Madrid secara keseluruhan telah bertemu 213 kali di semua kompetisi.

Selama musim 2009/2010 Barcelona sukses merajai El Clasico dengan melakukan sapu bersih atas Real Madrid di Santiago Bernabeu maupun Camp Nou. Tapi dengan kehadiran Jose Mourinho sebagai pelatih Los Blancos, skuad besutan Pep Guardiola bisa dibilang kesulitan mengulangi kedigdayaannya.Musim 2010/2011 el clasico terjadi 5x(2x la liga,2x semifinal UCL 1x final copa del rey) dengan hasil barca menang 2x(5-0 di la liga,0-2 di leg 1 UCL di bernabeu),madrid menang 1x(1-0 cr7 di final copa) dan imbang 2x(1-1 la liga di bernabeu,1-1 leg 2 semifinal UCL di nou camp)

Sembilan Pertemuan Terakhir
19/05/2011  Barcelona 1-1 Real Madrid(leg 2 semifinal UCL,no red card,skor udah 1-1 gol higuain di anulir)
05/05/2011  Real madrid 0-2 Barcelona(leg 1 semifinal UCL,pepe red card 42'')
21/04/2011  Real Madrid 1-0 Barcelona(final copa del rey,di maria red card 115'')
17/04/2011  Real Madrid 1-1 Barcelona (leg 2 la liga,albiol red card 53'')
29/11/2010: Barcelona 5-0 Real Madrid (leg 1 la liga,ramos red card 36'')
11/04/2010: Real Madrid 0-2 Barcelona
30/11/2009: Barcelona 1-0 Real Madrid
03/05/2009: Real Madrid 2-6 Barcelona
14/12/2008: Barcelona 2-0 Real Madrid


Inilah rangkuman head-to-head El Clasico secara rinci:
Head-To-Head Keseluruhan
Kemenangan Real Madrid 86
Kemenangan FC Barcelona 83
Imbang 44
Total Pertandingan 213
Head-To-Head La Liga
No. Tanggal Tuan Rumah vs. Tim Tamu
(Skor HT) Pencetak Gol

1 17/2/1929 FC Barcelona - Real Madrid 1-2 (0-1) Parera (70) Morera (10, 55)
2 9/5/1929 Real Madrid - FC Barcelona 0-1 (0-0)
Sastre (83)
3 26/1/1930 FC Barcelona - Real Madrid 1-4 (0-3) Bestit (63) Rubio (10, 37), F. López (17), Lazcano (71)
4 30/3/1930 Real Madrid - FC Barcelona 5-1 (3-0) Rubio (5, 23), Lazcano (42, 68, 72) Goiburu (84)
5 1/2/1931 Real Madrid - FC Barcelona 0-0 (0-0)

6 5/4/1931 FC Barcelona - Real Madrid 3-1 (2-1) Ramón (12, 35, 73) Eugenio (38)
7 31/1/1932 Real Madrid - FC Barcelona 2-0 (2-0) Olivares (26, 40)
8 3/4/1932 FC Barcelona - Real Madrid 2-2 (1-1)

Samitier (20), Arocha (p. 87)
Lazcano (43), Regueiro (70)
9 1/1/1933 FC Barcelona - Real Madrid 1-1 (0-0)

Arocha (68)
Regueiro (p. 78)
10 5/3/1933 Real Madrid - FC Barcelona 2-1 (1-0)

Samitier (35, 68)
Goiburu (89)
11 26/11/1933 FC Barcelona - Real Madrid 1-2 (0-2)

Morera (46)
Olivares (9), Regueiro (26)
12 28/1/1934 Real Madrid - FC Barcelona 4-0 (3-0)

Valle (7), Samitier (20), Regueiro (30), Eugenio (50)

13 3/2/1935 Real Madrid - FC Barcelona 8-2 (5-1)

Lazcano (14, 42, 73), Sañudo (21, 35, 47, 81), Regueiro (29)
Escola (17), Guzmán (68)
14 21/4/1935 FC Barcelona - Real Madrid 5-0 (1-0) Ventolrà (43, 62, 68, 82), Escola (48)
15 26/12/1935 FC Barcelona - Real Madrid 0-3 (0-2)
Regueiro (21), Diz (40), Lecue (47)
16 22/3/1936 Real Madrid - FC Barcelona 3-0 (2-0) Lecue (10, 47), Emilin (43)
17 28/1/1940 Real Madrid - FC Barcelona 2-1 (1-1) Alonso (1'), Lecue (75') Pascual (3')
18 14/4/1940 FC Barcelona - Real Madrid 0-0 (0-0)

19 1/12/1940 FC Barcelona - Real Madrid 3-0 (0-0) Sospedra (49, 69), Valle Mas (53)
20 23/2/1941 Real Madrid - FC Barcelona 1-2 (0-0) Barinaga (49) Bravo (60), Martín (63)
21 19/10/1941 Real Madrid - FC Barcelona 4-3 (2-1) Arbiza (17, 70), Benito (o.g. 35), Belmar (55) Calvet (25), Raich (60), Gracia (87)
22 25/1/1942 FC Barcelona - Real Madrid 0-2 (0-0)
Alday (63, 78)
23 27/9/1942 Real Madrid - FC Barcelona 3-0 (1-0) Arbiza (7, 89), Alsúa (52)
24 10/1/1943 FC Barcelona - Real Madrid 5-5 (4-1) Martín (25, 40), Escola (31), Valle Mas (32, 62) Alonso (10), Alday (27, 51), Botella (74), Mardones II (87)
25 2/1/1944 Real Madrid - FC Barcelona 0-1 (0-0)
Valle Mas (50)
26 9/4/1944 FC Barcelona - Real Madrid 1-2 (1-0) Escola (31) Alsúa (62), Rosalénch (o.g. 71)
27 9/11/1944 Real Madrid - FC Barcelona 1-0 (1-0) Moleiro (21)
28 25/3/1945 FC Barcelona - Real Madrid 5-0 (1-0) César (41, 46), Bravo (52), Escola (77), Gonzalvo III (86)
29 25/11/1945 Real Madrid - FC Barcelona 3-2 (1-0) Barinaga (23), Pruden (61), Belmar (68) Martín (51), Gonzalvo III (75)
30 3/3/1946 FC Barcelona - Real Madrid 1-0 (1-0) César (17)
31 1/12/1946 Real Madrid - FC Barcelona 2-1 (1-1) Corona (p. 4), Molowny (79) Seguer (23)
32 30/3/1947 FC Barcelona - Real Madrid 3-2 (2-0) Bravo (18), Navarro (39, 49) Arsuaga (48, 60)
33 12/10/1947 Real Madrid - FC Barcelona 1-1 (0-1) Barinaga (65) Clemente (o.g. 31)
34 25/1/1948 FC Barcelona - Real Madrid 4-2 (3-0) Seguer (2), Basora (28, 58), César (43) Gallardo (68), Rafa Yunta (76)
35 19/9/1948 Real Madrid - FC Barcelona 1-2 (0-1) Barinaga (60) Caffaratti (41), Basora (48)
36 15/1/1949 FC Barcelona - Real Madrid 3-1 (1-1) César (28, 61), Basora (56) Pahiño (9)
37 18/9/1949 Real Madrid - FC Barcelona 6-1 (3-0) Olmedo (2), Cabrera (4), Pahiño (40, 68), Macala (62, 69) Gonzalvo II (85)
38 15/1/1950 FC Barcelona - Real Madrid 2-3 (1-0) Basora (41), César (53) Pahiño (58), Rafa Verdu (66), Cabrera (73)
39 24/9/1950 FC Barcelona - Real Madrid 7-2 (3-1) Nicolau (9, 56), César (14), Marcos Aureli (39, 88), Gonzalvo III (62), Basora (82) Molowny (15), García González (66)
40 14/1/1951 Real Madrid - FC Barcelona 4-1 (4-1) Narro (8, 17, 29), Pahiño (13) Canal (31)
41 11/11/1951 Real Madrid - FC Barcelona 5-1 (3-1) Molowny (3), Cabrera (32), Pahiño (35, 87), Roque Olsen (57) Basora (44)
42 2/3/1952 FC Barcelona - Real Madrid 4-2 (2-2) Vila Soler (13), César (36, 56, 74) Roque Olsen (33), Arsuaga (39)
43 23/11/1952 Real Madrid - FC Barcelona 2-1 (0-0) Arsuaga (76, 80) Manchón (67)
44 5/4/1953 FC Barcelona - Real Madrid 1-0 (1-0) Moreno (15)
45 25/10/1953 Real Madrid - FC Barcelona 5-0 (4-0) di Stéfano (10, 85), Roque Olsen (34, 35), Molowny (39)
46 21/2/1954 FC Barcelona - Real Madrid 5-1 (1-1) Tejada (14, 86), César (50), Moreno (74), Manchón (89) di Stéfano (6)
47 21/11/1954 Real Madrid - FC Barcelona 3-0 (1-0) di Stéfano (p. 44), Héctor Rial (66), Joseito (67)
48 6/3/1955 FC Barcelona - Real Madrid 2-2 (1-1) Basora (31), Dagoberto Moll (70) Gento (19, 64)
49 13/11/1955 Real Madrid - FC Barcelona 2-1 (1-0) Héctor Rial (35), Marquitos (89) Areta (77)
50 18/3/1956 FC Barcelona - Real Madrid 2-0 (2-0) Villaverde (18, 29)
51 11/11/1956 FC Barcelona - Real Madrid 1-0 (0-0) Luis Suárez (46)
52 3/3/1957 Real Madrid - FC Barcelona 1-0 (1-0) Joseito (21)
53 13/10/1957 Real Madrid - FC Barcelona 3-0 (2-0) Kopa (10), Héctor Rial (43), di Stéfano (73)
54 2/2/1958 FC Barcelona - Real Madrid 0-2 (0-2)
Marsal (34), Héctor Rial (37)
55 26/10/1958 FC Barcelona - Real Madrid 4-0 (1-0) Evaristo (22, 68, 70), Tejada (84)
56 15/2/1959 Real Madrid - FC Barcelona 1-0 (0-0) Herrera (79')
57 29/11/1959 Real Madrid - FC Barcelona 2-0 (1-0) Mateos (5), di Stéfano (82)
58 20/3/1960 FC Barcelona - Real Madrid 3-1 (0-0) Kocsis (50), Martínez (60), Villaverde (62) di Stéfano (58)
59 4/12/1960 FC Barcelona - Real Madrid 3-5 (2-3) Martínez (28), Villaverde (34), Kubala (89) di Stéfano (3, 81), del Sol (15), Gento (43, 79)
60 26/3/1961 Real Madrid - FC Barcelona 3-2 (0-0) del Sol (55), di Stéfano (60), Puskás (78) Luis Suárez (80), Kubala (89)
61 30/9/1961 Real Madrid - FC Barcelona 2-0 (1-0) Puskás (14), del Sol (72)
62 21/1/1962 FC Barcelona - Real Madrid 3-1 (2-0) Evaristo (4, 83), Kocsis (40) Félix Ruiz (86)
63 30/9/1962 Real Madrid - FC Barcelona 2-0 (1-0) di Stéfano (20, 70)
64 27/1/1963 FC Barcelona - Real Madrid 1-5 (1-2) Ré (34) Puskás (p. 24, 35, 71), di Stéfano (47), Gento (67)
65 15/12/1963 Real Madrid - FC Barcelona 4-0 (1-0) Puskás (37, 68, p. 84), di Stéfano (77)
66 30/3/1964 FC Barcelona - Real Madrid 1-2 (1-2) Zaldúa (27) Gento (18), Puskás (43)
67 8/11/1964 Real Madrid - FC Barcelona 4-1 (2-0) Amancio (16, 31, 74), Serena (76) Ré (68)
68 28/2/1965 FC Barcelona - Real Madrid 1-2 (1-0) Ré (40) Pirri (63), Serena (70)
69 19/12/1965 Real Madrid - FC Barcelona 1-3 (1-3) Félix Ruiz (20) Fusté (7, 8), Zaldúa (34)
70 27/3/1966 FC Barcelona - Real Madrid 2-1 (0-1) Rifé (59), Zaballa (63) Gento (39)
71 20/11/1966 Real Madrid - FC Barcelona 1-0 (0-0) Fidalgo (89)
72 19/3/1967 FC Barcelona - Real Madrid 2-1 (1-1) Fusté (7, 89) Amancio (42)
73 10/12/1967 Real Madrid - FC Barcelona 1-1 (0-0) Gento (p. 65) Zaldúa (78)
74 9/4/1968 FC Barcelona - Real Madrid 1-1 (1-1) Zaldúa (12) Pirri (43)
75 16/11/1968 Real Madrid - FC Barcelona 2-1 (1-1) Pirri (32), José Luis (75) Zaldúa (19)
76 9/3/1969 FC Barcelona - Real Madrid 1-1 (1-0) Zaldúa (26) Gento (p. 87)
77 14/9/1969 Real Madrid - FC Barcelona 3-3 (2-2) Fleitas (18, 38), Gento (63) Bustillo (3, 5), Rexach (71)
78 28/12/1969 FC Barcelona - Real Madrid 1-0 (1-0) Gallego (29)
79 25/10/1970 Real Madrid - FC Barcelona 0-1 (0-1)
Zabalza (28)
80 14/2/1971 FC Barcelona - Real Madrid 0-1 (0-0)
Grande (67)
81 28/11/1971 Real Madrid - FC Barcelona 1-1 (1-0) Grosso (6) Asensi (68)
82 3/4/1972 FC Barcelona - Real Madrid 1-0 (1-0) Asensi (11)
83 1/10/1972 FC Barcelona - Real Madrid 1-0 (0-0) Barrios (52)
84 25/2/1973 Real Madrid - FC Barcelona 0-0 (0-0)

85 7/10/1973 FC Barcelona - Real Madrid 0-0 (0-0)

86 17/2/1974 Real Madrid - FC Barcelona 0-5 (0-2)
Asensi (30, 54), Cruijff (39), Pérez (65), Sotil (69)
87 5/1/1975 Real Madrid - FC Barcelona 1-0 (1-0) Roberto Martínez (43)
88 11/5/1975 FC Barcelona - Real Madrid 0-0 (0-0)

89 28/12/1975 FC Barcelona - Real Madrid 2-1 (1-0) Neeskens (3), Rexach (89) Pirri (64)
90 30/4/1976 Real Madrid - FC Barcelona 0-2 (0-1)
Rexach (15), Heredia (64)
91 19/9/1976 FC Barcelona - Real Madrid 3-1 (1-0) Marcial (29), Cruyff (53), Heredia (86) Pirri (52)
92 30/1/1977 Real Madrid - FC Barcelona 1-1 (1-1) Pirri (p. 2) Cruyff (16)
93 4/12/1977 FC Barcelona - Real Madrid 2-3 (1-2) Jensen (23), Santillana (35), Stielike (54) Rexach (p. 30, 67)
94 30/1/1978 Real Madrid - FC Barcelona 4-0 (2-0) Jensen (6, 10), Juanito (69), Santillana (80)
95 23/9/1978 Real Madrid - FC Barcelona 3-1 (2-1) Santillana (29, 46), Jensen (32) Neeskens (15)
96 17/2/1979 FC Barcelona - Real Madrid 2-0 (0-0) Krankl (52), Asensi (61)
97 23/9/1979 Real Madrid - FC Barcelona 3-2 (3-2) Santillana (6), Juanito (8), Cunningham (32) Landáburu (23), Krankl (36)
98 10/2/1980 FC Barcelona - Real Madrid 0-2 (0-0)
García Hernández (61), Santillana (63)
99 30/11/1980 FC Barcelona - Real Madrid 2-1 (1-1) Schuster (15), Quini (64) Juanito (22)
100 29/3/1981 Real Madrid - FC Barcelona 3-0 (0-0) Juanito (p. 53), Santillana (71), Stielike (76)
101 20/12/1981 FC Barcelona - Real Madrid 3-1 (1-0) Alexanko (7), Quini (53, p. 60) Juanito (49)
102 29/3/1982 Real Madrid - FC Barcelona 3-1 (2-1) Rafael Cortés (6), Stielike (p. 45), Isidro (82) Quini (42)
103 27/11/1982 Real Madrid - FC Barcelona 0-2 (0-1)
Esteban Vigo (14), Quini (86)
104 26/3/1983 FC Barcelona - Real Madrid 2-1 (1-1) Maradona (45), Perico Alonso (77) Juanito (20)
105 22/10/1983 FC Barcelona - Real Madrid 1-2 (1-2) Quini (p. 17) Juanito (p. 12), Santillana (20)
106 25/2/1984 Real Madrid - FC Barcelona 2-1 (1-0) Juanito (16), Santillana (80) Maradona (56)
107 2/9/1984 Real Madrid - FC Barcelona 0-3 (0-0)
Ángel (o.g.46), Archibald (86), Calderé (89)
108 30/12/1984 FC Barcelona - Real Madrid 3-2 (1-1) Gerardo (25), Migueli (53), Esteban Vigo (79) Sanchís (30), Butragueño (89)
109 9/11/1985 FC Barcelona - Real Madrid 2-0 (1-0) Marcos Alonso (2), Calderé (72)
110 8/3/1986 Real Madrid - FC Barcelona 3-1 (0-0) Maceda (64), Valdano (67), Butragueño (83) Amarilla (51)
111 8/10/1986 Real Madrid - FC Barcelona 1-1 (1-1) Hugo Sánchez (p. 27) Pedraza (6)
112 31/1/1987 FC Barcelona - Real Madrid 3-2 (2-0) Lineker (2, 5, 47) Valdano (61), Hugo Sánchez (p. 80)
113 12/4/1987 Real Madrid - FC Barcelona 0-0 (0-0)

114 23/5/1987 FC Barcelona - Real Madrid 2-1 (1-0) Lineker (39), Roberto (p. 60) Hugo Sánchez (53)
115 2/1/1988 Real Madrid - FC Barcelona 2-1 (2-1) Hugo Sánchez (p. 22, 41) Schuster (p. 30)
116 30/4/1988 FC Barcelona - Real Madrid 2-0 (1-0) Carrasco (1), Lineker (70)
117 22/10/1988 Real Madrid - FC Barcelona 3-2 (0-1) Hugo Sánchez (57), Aldana (59), Gordillo (81) Bakero (21), Carrasco (70)
118 1/4/1989 FC Barcelona - Real Madrid 0-0 (0-0)

119 7/10/1989 FC Barcelona - Real Madrid 3-1 (1-1) Salinas (10), R.Koeman (p. 74, p. 89) Hugo Sánchez (p. 5)
120 15/2/1990 Real Madrid - FC Barcelona 3-2 (3-0) Míchel (24), Butragueño (45), Hugo Sánchez (p. 46) Salinas (21, 70)
121 19/1/1991 FC Barcelona - Real Madrid 2-1 (1-1) Laudrup (18), Spasić (o.g. 62) Butragueño (28)
122 8/6/1991 Real Madrid - FC Barcelona 1-0 (0-0) Aldana (47)
123 19/10/1991 Real Madrid - FC Barcelona 1-1 (1-0) Prosinečki (19) R.Koeman (p. 58)
124 7/3/1992 FC Barcelona - Real Madrid 1-1 (1-0) R.Koeman (36) Hierro (66)
125 5/9/1992 FC Barcelona - Real Madrid 2-1 (1-0) Bakero (4), Stoichkov (87) Míchel (p. 71)
126 30/1/1993 Real Madrid - FC Barcelona 2-1 (2-1) Zamorano (9), Míchel (p. 41) Amor (p. 15)
127 8/1/1994 FC Barcelona - Real Madrid 5-0 (1-0) Romário (24, 56, 81), Koeman (47), Iván Iglesias (86)
128 7/5/1994 Real Madrid - FC Barcelona 0-1 (0-0)
Amor (77)
129 7/1/1995 Real Madrid - FC Barcelona 5-0 (3-0) Zamorano (5, 21, 39), Luis Enrique (68), Amavisca (70)
130 27/5/1995 FC Barcelona - Real Madrid 1-0 (0-0) Nadal (62)
131 1/10/1995 Real Madrid - FC Barcelona 1-1 (1-1) Raúl (12) Roger (31)
132 11/2/1996 FC Barcelona - Real Madrid 3-0 (1-0) Kodro (37, 93), Figo (71)
133 8/12/1996 Real Madrid - FC Barcelona 2-0 (1-0) Suker (24), Mijatovic (48)
134 11/5/1997 FC Barcelona - Real Madrid 1-0 (1-0) Ronaldo (45)
135 2/11/1997 Real Madrid - FC Barcelona 2-3 (0-1) Raúl (48), Suker (61) Rivaldo (5), Luis Enrique (51), Giovanni (85)
136 8/3/1998 FC Barcelona - Real Madrid 3-0 (0-0) Anderson (69), Figo (80), Giovanni (85)
137 20/9/1998 Real Madrid - FC Barcelona 2-2 (2-1) Raúl (7, 37) Kluivert (12), Anderson (83)
138 15/2/1999 FC Barcelona - Real Madrid 3-0 (2-0) Luis Enrique (4, 36), Rivaldo (80)
139 14/10/1999 FC Barcelona - Real Madrid 2-2 (1-1) Rivaldo (28), Figo (50) Raúl (26, 85)
140 27/2/2000 Real Madrid - FC Barcelona 3-0 (2-0) Roberto Carlos (5), Anelka (19), Morientes (52)
141 22/10/2000 FC Barcelona - Real Madrid 2-0 (1-0) Luis Enrique (26), Simão (79)
142 4/3/2001 Real Madrid - FC Barcelona 2-2 (2-1) Raúl (6, 36) Rivaldo (35, 69)
143 5/11/2001 Real Madrid - FC Barcelona 2-0 (1-0) Morientes (23), Figo (92)
144 17/3/2002 FC Barcelona - Real Madrid 1-1 (0-1) Xavi (58) Zidane (38)
145 24/11/2002 FC Barcelona - Real Madrid 0-0 (0-0)

146 20/4/2003 Real Madrid - FC Barcelona 1-1 (1-1) Ronaldo (16) Luis Enrique (32)
147 7/12/2003 FC Barcelona - Real Madrid 1-2 (0-1) Kluivert (83) Roberto Carlos (37), Ronaldo (75)
148 25/4/2004 Real Madrid - FC Barcelona 1-2 (0-0) Kluivert (58), Xavi (85) Solari (54)
149 20/11/2004 FC Barcelona - Real Madrid 3-0 (2-0) Eto'o (28), van Bronckhorst (42), Ronaldinho (p. 76)
150 10/4/2005 Real Madrid - FC Barcelona 4-2 (2-1) Zidane (7), Ronaldo (20), Raúl (46), Owen (66) Eto'o (29), Ronaldinho (73)
151 19/11/2005 Real Madrid - FC Barcelona 0-3 (0-1)
Eto'o (14), Ronaldinho (59, 77)
152 1/4/2006 FC Barcelona - Real Madrid 1-1 (1-1) Ronaldinho (p. 20) Ronaldo (36)
153 22/10/2006 Real Madrid - FC Barcelona 2-0 (1-0) Raúl (3), van Nistelrooy (50)
154 10/3/2007 FC Barcelona - Real Madrid 3-3 (2-2) Messi (10, 27, 88) van Nistelrooy (4, p. 12), Ramos (72)
155 23/12/2007 FC Barcelona - Real Madrid 0-1 (0-1)
Baptista (36)
156 7/5/2008 Real Madrid - FC Barcelona 4-1 (2-0) Raúl (12), Robben (20), Higuaín (62), van Nistelrooy (p. 77) Henry (86)
157 13/12/2008 FC Barcelona - Real Madrid 2-0 (0-0) Eto'o (83), Messi (90)
158 2/5/2009 Real Madrid - FC Barcelona 2-6 (1-3) Higuaín (14), Ramos (56), Henry (18, 58), Puyol (25), Messi (35, 75), Piqué (83)
159 29/11/2009 FC Barcelona - Real Madrid 1-0 (0-0) Ibrahimović (56)
160 10/4/2010 Real Madrid - FC Barcelona 0-2 (0-1)
Messi (33), Pedro (56)
161 29/11/2010 FC Barcelona - Real Madrid 5-0 (2-0)
Xavi (11), Pedro (18), David Villa Sánchez (55, 58), Jeffrén Suárez (90+1)
162 17/4/2011 Real Madrid - FC Barcelona 1-1

Total Head-To-Head La Liga
Kemenangan Real Madrid 68
Kemenangan FC Barcelona 63
Imbang 31
Total Pertandingan 162

Head-To-Head Piala Spanyol / Copa Del Rey
Kemenangan Real Madrid10
Kemenangan FC Barcelona 14
Imbang 5
Total Pertandingan 29
 (terakhir 21 april di final copa madrid menang 1-0 cr7 gan )
Head-To-Head Piala Liga
Kemenangan Real Madrid 0
Kemenangan FC Barcelona 2
Imbang 4
Total Pertandingan 6

Head-To-Head Piala Super Spanyol
Kemenangan Real Madrid 5
Kemenangan FC Barcelona 2
Imbang 1
Total Pertandingan 8
 (ini belum termasuk 2x match bulan agustus mendatang gan )

Head-To-Head Piala Eropa / Liga Champions
Kemenangan Real Madrid 3
Kemenangan FC Barcelona 2
Imbang 3
Total Pertandingan 8
2 laga terakhir di semifinal UCLmusim ini barca menang 2-0 di bernabeu,imbang di nou camp......
 So di musim 2011/2012 sy rs persaingan el clasico akan seimbang,dg catatan siapa yg bisa memenangi el clasico dialah kandidat kuat utk juara la liga ......sy pribadi berharap dan optimis Real Madid mampu meraihnya,Amien.
Semoga bermanfaat gan,
HALA MADRID

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar